Bahasa Lidah(Glossolalia

Bahasa Lidah(Glossolalia)

Menarik untuk dibahas berkaitan dengan kesurupan adalah gejala glossolalia yang sering muncul dalam ritual keagamaan aliran aliran tertentu. Fenomena glossolalia juga merupakan fenomena trans,karena seringkali pelakunya menyatakan dari mulut mereka keluar begitu saja kata-kata yang tidak bisa mereka kontrol dan mengerti makna nya.pengertian bahasa lidah ini dalam perkembangannya ternyata memiliki beberapa pemahaman yangcsedikit agak berbeda.bahasa lidah bisa dipahami sebagai suatu ucapan atau ungkapan yang pengertiannya tergantung pada  si pendengar dan konteksnya.bahasa lidah bisa sebagai bahasa asing(xenoglossia)(xenos= asing,glossa=lidah),diistilahkan oleh Charles Richet (1850-1935).juga bisa dimaknai sebagai suku-suku kata yang tampak tidak berarti,atau sebagai bahasa mistis yang tidak dikenal,dimana ucapan/ungkapan ini biasanya muncul sebagai bagian dari penyembahan religius(glossolalia religius).fenomenanya menjadi perdebatan serius dikalangan religius,khususnya dikalangan kelompok kristen.Bagaimanakah sebenarnya bahasa lidah tersebut?bahasa lidah betul-betul merupakan fenomena supranatural(karena ada roh yang turun dan membantu orang untuk berbahasa lidah),ataukah fenomena itu sebenarnya merupakan fenomena alami yang sifatnya manusiawi.oleh karena itu,fenomena bahasa lidah ini menarik perhatian para ilmuwan,terutama yang tertarik dengan kehidupan beragama untuk melakukan penelitian yang lebih objektif sifatnya.perdebatan tersebut juga sampai merambat pada pengertian bahasa lidah yang termuat dalam ensiklopedi. Menurut New Catholic Encyclopedia(1967)bahasa lidah dimaknai sebagai suatu karunia yang memampukan penerimanya menyembah Tuhan dengan bahasa yang ajaib. Pengertian ini tentunya melihat bahasa lidah sebagai fenomena yang sangat positif.Sedangkan pada New Encyclopedia Britannica(1990)sebaliknya melihat fenomena bahasa lidah sebagai sangat negatif,yaitu dmaknai sebagai suatu gejala neurotis atau psikosis(gangguan mental).
Bahasa lidah ternyata juga merupakan fenomena lintas budaya dan agama.ada beberapa tempat,budaya dan agama yang memiliki fenomena tersebut antara lain: aliran kharismatik dan pantekosta dalam agama Kristen,pengikut Hindu di india,biksu Budha di Tibet,beberapa suku indian di amerika utara,suku indian Haida di pasifik barat daya,suku aborigin suku Indian Chaco di Amerika Selatan,suku Dayak di kalimantan dukun-dukun di berbagai tempat,dalam ritual Voodo dan juga pengikut gerakan New a
Age.

Daftar pustaka.
Psikologi kesehatan mental : awas kesurupan Siswanto,S.Psi.,M.Si.,Psikolog

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Awas kesurupan psikologi kesehatan mental